RSS

Hadits Populer ke 1.

06 Jun

Hadits-hadits populer.

  1. Urgensi niat.

    Innamal a`malu binniyati wa innama likullimri in manawa,……

    Sesungguhnya semua amal perbuatan itu, hanyalah di tentukan oleh niatnya,…..(HR. Bukhari)

  2. Rukun Islam.

    Buniyal Islamu `alaa khamsin. Syahadati an laa ilaha illallahu wa anna muhammadan rasulullah, wa iqamis shalati wa iita`iz zakati wal hajji wa shaumi romadhon”

    Islam didirikan atas lima dasar, yaitu kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, melaksanakan shalat, menunaikan ibadah haji (ke baitullah) dan puasa romadhon. Dalam riwayat lain, Wasiyami romadhona wa hajjil baiti. Puasa romadhon dulu baru haji

  3. Iman, Islam dan Ihsan.

    • Al iimanu an tu`mina billahi wa malaikatihi wakutubihi wa liqaihi wa rusulihi. Wa tu`mina bil ba`tsi”

Iman itu ialah, hendaknya anda percaya dan yakin kepada Allah, akan adanya para malaikat, percaya dan yakin pada kitab-kitabNya, akan adanya petemuan dengan Nya dan percaya serta yakin akan hari berbangkit.

    • Al Islamu an ta`budallaha wa laa tusyrika bihi sya`ian, wa tuqimash shalata wa tu`addiyaz zakatal mafrudhoh, wa tashuma romadhona”

Islam itu adalah hendaklah anda beribadah menyembah danmengabdkan diri kepada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun, melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat yang diwajibkan dan puasa romadhon.

    • Al ihsanu an ta`budallaha kaannaka tarohu fain lam takun tarohu fainnahu yaroka”

Ihsan itu ialah hendaklah anda beribadah menyembah kepada Allah seakan-akan anda melihatnya, bila anda belum bisa melihatNya, maka sesungguhnya Ia melihat anda.

 

4. Manisnya Iman.

Tsalatsun man kunna fiihi wajada tho`mal iimani,…..”

Tiga perkara, barang siapa yangmenjumpainya di dalam dirinya, maka ia akan merasakan manisnya keimanan.

Ketiga hal tersebut adalah : Pertama, hendaknya Allah dan rasulnya lebih dicintai olehnya dari pada yag selain keduanya (Allah dan Rasulnya). Kedua, hendaklah Ia mencintai seseorang, dimana ia tidak mencintainya kecuali karena Allah semata. Ketiga, hendaklah ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya dari padanya, . (HR Muslim)

 

5. Malu sebagian dari Iman.

Al Imanu bidh`un wa sab`uuna au bidh`un wa sittuuna syu`batan. Fa abdholuha qoulu laa ilaaha illallahu wa adnaha imathotul adza anith thoriiqi, wal haya`u syu`batun minal iimani”

Iman itu memiliki cabang tujuh puluh lebih atau enam puluh cabang lebih, yang paling utama adalah ucapan laa ilaaha illallahu, sedangkan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan. Dan malu merupakan satu diantara cabang-cabang iman.

 

6. Tanda-tanda akan datangnya kiamat.

Idzaa roaital mar`ata talidu robbiha. Apabila seorang wanita melahirkan anak tuannya.

Wa idzaa roaital khufatal `urotash shummal bukma muluukal ardhi. Apabila orang tak beralas kaki, telanjang, tuli dan bisu menjadi raja-raja (penguasa) di dunia.

Wa idzaa roaita ri`a al bahmi ya tathowaluuna fiil bunyani. Apabila penggembala binatang unjuk dalam persaingan mempertinggi bangunan rumah2 mereka

 

7. Tiga perkara, barang siapa yang di dalam dirinya terdapat tiga perkara itu,maka ia akan merasakan manisnya Iman.

  • Man kanallaha wa rasuuluhu ahabba ilaihi mimma siwahuma. Hendaklah Allah dan RasulNya lebih dicintai olehnya daripada yang selain keduanya (Allah dan RasulNya).

  • Wa an yuhibbal mar`a laa yuhibbuhu illa lilla

  • i. Dan hendaklah ia mencintai seseorang, dimana ia tidak mencintainya, kecuali karena Allah semata.

  • Wa an yakroha an ya`uuda fiil kufri, ba`da an anqodzahullahu minhu kamaa yakrohu an yuqdzafa fiinnari. Dan hendaklah ia benci kembali kepada kekufuran, setelah Allah menyelamatkannya daripadanya, sebagaimana kebenciannya akan dilemparkan ke dalam neraka.

 

8. Belum sempurna Iman seseorang.

    • Laa tadkhuluunnal jannata hatta tu`minuu wa laa tu`minuu hatta tahabbuu awalaa adullukum `alaa syai`in, idzaa fa`altumuuhu tahababtum afsyussalama bainakum”

Kamu tidak masuk surga, sampai kamu beriman. Dan tidaklah sempurna imanmu, hingga kamu saling mencintai . Bukankah aku telah menunjukkan kepada kamu sesuatu, jika kamu melakukannya, tentu akan terjadi saling mencintai diantara kamu.

    • Laa yu`minu ahadukum hatta yuhibbu li akhihi maa yuhibbu linafsihi”

Belumlah sempurna iman seseorang diantara kalian, hingga ia mencintai saudaranya, sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

 

9. Orang beriman akan dimasukkan surga meski imannya hanya sebesar biji benih.

akhrijuu minannari man kaana fii qolbihi misyqolu habbatin min khordalin min iimanin, fatukhrojuuna minha…….

Keluarkanlah dari neraka, orang-orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan sekalipin sekecil benih, maka dikeluarkanlah mereka dari neraka, sementara tubuhnya dalam keadaan hitam. Lalu mereka dimasukkan ke dalam sungai kehidupan. Malaikat Malik menjadi bimbang. Dan mereka ternyata dapat pulih kembali sebagaimana tumbuhnya benih (di kawasan lumpur) di tepi sungai yang mengalir……….

 

10. Muslim yang baik adalah :

    • Man salimal muslimuuna min lisaanihi wa yadihi”

    • Yaitu orang islam, dimana kaum muslimin terbebas dari gangguan lidah dan tangannya.(HR Bukhari Muslim)

    • Nuth`imuth tho`ama wa taqro-us salaama `alaa man `arofta wa man lam ta`rif.

    • Yang memberi makan dan mengucapkan salam baik kepada orang yang dikenalnya maupun yang tidak dikenalnya (Muttafaq alaih).

 

11. Orang yang memperbaiki Islamnya.

Idzaa ahsana ahadukum islamahu fakullu, hasanatin ya`maluha tuktabu lahu bi`asyri amtsaliha ilaa sab`i miatihi dhi`fin, wa kullu sayyiatin ya`maluha tuktabu lahu bi mitslihaa”

Apabila salah seorang diantara kamu memperbaiki keislamannya, maka setiap satu kebajikan yang ia lakukan, ditulis baginya dengan sepuluh kali yang semisalnya, sampai tujuh ratus kali lipat. Dansetiap satu keburukan yang ia lakukan ditulis baginya dengan yang semisalnya.

 

12. Cinta Rasulullah saw.

    • Fawalladzii nafsii biyadihi, laa yu`minu ahadukum hatta akuuna ahabba ilaihi min walidihi wa waladihi”

Demi dzat yang jiwaku dalam kekuasaaan-Nya, tidaklah beriman (secara benar dan sempurna) seseorang diantara kalian, sehingga aku lebih dicintai olehnya daripada kecintaanya terhadap orang tua dan anaknya. (HR. Bukhari)

    • Laa yu`minuu abdun,….hatta akuuna ahabba ilaihi min ahlihi wa maalihi wan nasi ajma`iina”.

Tidak sempurna iman seorang hamba,… hingga aku lebih dicintai olehnya dari pada kecintaanya terhadap keluarganya, harta bendanya serta manusia semuanya. (HR Muslim).

 

13. Menghormati tamu dan tetangga.

Laa yu`minu,…wallahi,…… Laa yu`minu,….alladzi laa ya`manu jaaruhu bawaiqahu”

Tidaklah beriman,…demi Allah tidaklah beriman,….yaitu orang yang tidak bisa membuat tetangganya merasa aman dari kejahatannya. (HR. Bukhari)

 

14. Menghormati tamu dan tetangga.

Man kaana yu`minu billahi wal yaumil aakhir,…falaa yu`dzi jaarohu,…Man kaana yu`minu billahi wal yaumil aakhir,…fal yukrim dhoifahu,….wa man kaana yu`minu billahi wal yaumil aakhir,….falyaqul khoiron au liyashmut”

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya, Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,..maka hendaklah ia memuliakan tamunya dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,…maka hendaklah ia berkata yang baik, atau hendaklah ia diam (jika tidak bisa berkata yang baik). HR. Bukhari.

 

15. Berikan hak pengguna jalan.

Rasulullah saw penah bersabda, “Iyyakum wal juluusa biththuruqaati,..Jauhilah oleh kalian duduk-duduk di jalan”. Orang-orang bertanya, “ Ya Rasulullah, bagaimana jika kami tidak menemukan alternatif lain selain menggunakan jalan itu sebagai majlis untuk berbicara padanya ? Rasulullah menjawab, “idz abaitum illal majlisa fa a`thuth thariqa haqqahu,..jika kalian terpaksa menggunakannya sebagai majlis, maka berilah hak (pengguna) jalan itu” kemudian orang-orang bertanya, “apakah hak jalan itu yaa, rasulullah?” Rasulullah menjawab, “ ghadhdhul bashari wakafful adza wa raddus salaami wal amru bil ma`ruufi wannahyu `anil munkari,…menundukkan pandangan mata (tidak jelalatan ketika melihat orang yang lewat), tidak mengganggu dan menyakiti (orang yang lewat), menjawab salam (memberikan rasa aman pada mereka), memerintah yang makruf dan mencegah yang munkar”. (HR Bukhari).

 

16. Setiap persendian manusia butuh sedekah.

kullu sulaama minan nasi `alaihi shadaqah. Kulla yaumin tathlu`u fiihisy syamsu, ya`dilu bainal itsnaini shadaqatun wa yu`iinur rajulu `alaa daabbatihi fayahmilu `alaiha au yarfa`u `alaiha mata`ahu shadaqatun, wal kalimatuth thoiyyibatu shadaqatun, wa kullu khuthwatin yajthuuhaa ilaash shalati shadaqatun, wa yumiithul adza `anilth thariiqi shadaqatun”.

Setiap persendian manusia memerlukan sedekah dalam setiap harinya, selama matahari masih terbit: orang yang mendamaikan dua orang (yang bersengketa) secara adil adalah sedekah, orang yang membantu orang yang berkendaraan dan meringankan beban binatang yang dikendarai adalah sedekah, kalimat (kata-kata) yangbaik adalah sedekah, setiap langkah kaki menuju shalat adalah sedekah dan menyingkirkan duri (sesuatu yang mengganggu) dari jalan adalah sedekah”.

Surabaya, 6 Juni 2016.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 6, 2016 in Renungan

 

2 responses to “Hadits Populer ke 1.

  1. sayyid

    Agustus 27, 2016 at 7:27 am

    Assalamualaikum wr.wb,
    pak Agus Hartono,

    Saya sangat senang sekali karena bpk telah memilih hadis di bawah ini dari rasulAllah yg terbaik.
    mengingat keadaan manusia di dunia ini terutama yg beragama islam telah banyak mengikuti jejak-jejak mereka yg tidak beriman dan tidak memikiri akhirat.

    6. Tanda-tanda akan datangnya kiamat.

    Idzaa roaital mar`ata talidu robbiha. Apabila seorang wanita melahirkan anak tuannya.

    artinya, apabila seorang wanita tidak lagi mengurus suaminya dan rumah tangganya seperti semustinya dan lebih menyukai karirnya sehingga lebih menghormati pekerjaannya.

    Wa idzaa roaital khufatal `urotash shummal bukma muluukal ardhi. Apabila orang tak beralas kaki, telanjang, tuli dan bisu menjadi raja-raja (penguasa) di dunia.

    artinya, apabila orang tak beralas kaki yaitu bodoh
    telanjang, tidak tau malu
    tuli dan bisu, tidak mau mendengar penderitaan dan jeritan rakyat
    sebagai pemimpin yg terhormat di muka bumi ini.

    Wa idzaa roaita ri`a al bahmi ya tathowaluuna fiil bunyani. Apabila penggembala binatang unjuk dalam persaingan mempertinggi bangunan rumah2 mereka.

    artinya,apabila pemimpin-pemimpin yg baik terjerumus dalam kecintaannya pada dunia akibat dari tidak kuatnya iman dan mengikuti kemauan hawa nafsu orang-orang yg zholim.

    semoga Allah selalu melindungi kita.pak Agus Hartono.

    wassalamualaikum wr.wb,
    sayyid

     
    • Agus Hartono

      Agustus 31, 2016 at 2:57 am

      Wa alaikumusalam, terima kasih Abah Sayyid atas penjelasannya,….amiin…

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: