RSS

Hadits-hadits populer 2.

14 Jun

 

  • Amalan yang mendekatkan ke surga.

    Kata baginda Rasulullah saw jika kita ingin ke surga :

    Ta`budullaha wa laa tusyriku bihi syaian wa tuqiimush shalata watu`tiiz zakaata wa tashilur rahima”

    harus menyebah kepada allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat dan menyambung hubungan kekeluargaan.

  • Tawassul. (dari Annas bin Malik)

    Sayyidina Umar bin Khattab memohon kepada Allah dengan bertawasul menyebut nama Al Abbas bin Abdul Muthalib dalam do`anya.

    Allahumma inna kunnaa tawassalu ilaika binabiyyina fatasqiina wa inna natawassalu ilaika bi`ammi nabiyyina fasqiina” lalu anas bin Malik berkata, “fayusqauna”.

    Ya Allah, sesungguhnya aku bertawassul kepadamu dengan menyebut Nabi-Mu, hendaklah kiranya Engkau berkenan memberi (menurunkan) hujan paa kami; dankami bertawassul kepada-Mu dengan paman Nabi kami (Abbas bin Abdul Muthalib), berilah kami hujan”. Lalu Anas bin Malik berkata, “lalu Allah berkenan menurunkan hujan kepada mereka”.

  • Tanda-tanda orang munafik. (dari Abu Hurairah)

    Aayatul munafiqi tsalatsun, idza haddatsa kadzaba, wa idza wa`ada akhlafa wa idza`tumina khana”

    Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, kalau berbicara ia dusta, jika berjanji ia mengingkari dan jika dipercaya ia khianat.

  • Shalat yang paling berat bagi orang munafik. (dari Abu Hurairah)

    Laisa shalatun atsqala `alaa munafiqiina minal fajri wal `isyaa` wa lau ya`lamuuna maa fiihima la atauhuma wa lau habwan…….”

    Shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat subuh dan isya`. Seandainya mereka mengetahui keutamaan kedua shalat itu, mereka akan mendatanginya (kedua shalat itu) sekalipun dengan merangkak.

  • Seburuk-buruk manusia disisi Allah. (dari Abu Hurairah)

    Tajidu min syarrinnasi yaumal qiyaamah indallahi dzal wajhainil ladzii ya`tii ha`ulai bi wajhin wa ha`ulai bi wajhin”.

    Kamu akan menjumpai seburuk-buruk manusia disisi Allah kelak pada hari kiamat, yaitu orang yang bermuka dua. Yang datang kepada mereka dengan satu wajah dan pada mereka (orang-orang) lain dengan wajah yang lain. (Bukhari Muslim).

  • matsalul munafiqi kamatsalisy syatil a`irati bainal ghanamaini ta`iiru ilaa hadzihi marratan, wa ilaa hadzihi marratan”.

    Perumpamaan orang-orang munafik adalah seperti seorang yang kebingungan diantara dua domba. Dia datang dan kembali dari datu domba ke domba yang lain dengan penuh keadaan kebingungan.

  • Musrik masuk neraka.

    Dari Abdullah ra, diriwayatkan oleh Umar bin Hafsh.

    “Man mata yusyrika billahi syaian dakhalan nar waqultu anna wa man mata laa yusyrika billahi syaian dakhalal jannah”.

    Barang siapa yang mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk neraka. Dan aku berkata, “Aku dan orang yang mati tanpa menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk surga”.

  • Diriwayatkan oleh Abu Dzar ra. “Atanii jibriila alaihi salama fabasyarani, annahu man mata min ummatika laa yusyrika billahi syaian, dakhalal jannah” wa in zana wa in saraqa ?” qala (jibril berkata), ” wa in zana wa in saraqa”.

    Jibril as. datang kepadaku menyampaikan berita gembira, bahwa barang siapa yang mati dari ummatmu, sedangkan dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, maka ia masuk surga”. Aku bertanya, “Sekalipun dia berzina dan mencuri ?”. Jibril menjawab, “sekalipun ia pernah berzina dan mencuri”. (Muttafaq alaih).

  • Bid`ah. (bid`ah dalam agama)

    Sabda Rasulullah yang diriwayatkan dari Aisyah, “Man ahdatsa fii amrina hadza maa laisa fiihi fahuwa raddun”.

    Artinya, “Barang siapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama, yang tidk terdapat dalam agama itu sendiri, maka ia tertolak”.

  • Dari Imam Syafi`i dalam manakibnya, “Bid`ah itu ada dua macam yaitu perkara baru yang diadakan yang bertentangan dengan kitab, as sunnah, atsar (perkataan sahabat), atau ijma` dinamakan bid`ah dhalalah, Wa maa ahdatsa minal khairi laa yukhalifu syai`an min dzalika fahadihi muhdatsatun ghairu madzmuumatin”

    artinya, “Adapun hal baru berupa kebaikan yang sedikitpun tidak bertentangan dengan kitab Al Quran, as sunnah (hadits nabi), atsar (perkataan para sahabat) atau ijma`(konsensus ulama), maka bid`ah semacam ini tidak tercela”.

  • Diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa Rasulullah bersabda,

    Man sanna fiil islami sunnatan hasanatan, falahu ajruha wa ajru man `amila biha ba`dahu min ghairi an yanqusha min ujurihim syai`un. Wa man sanna fiil islami sunnatan saiyiatan kana alaihi wijruha wa wijru man `amila biha minba`dihi min ghairi an yanqusha min aujarihim syai`un”

    artinya, “Barang siapa yang melakukan suatu kebaikan di dalam islam, maka baginya pahala kebaikan itu dan ia juga mendapatkan pahala kebaikan itu dari orang-orang yang mengikutinya melakukan kebaikan yang (pernah) dilakukannya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barang siapa melakukan kejahatan maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu, dan juga mendapatkan dosa orang yang mengikutinya melakukan kejahatan yang (pernah) dilakukannya setelahnya, tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka”

  • Barang siapa menggembirakan orang mukmin dari kesusahan. (HR Muslim)

    Man naffasa `an mu`minin kurbatan min kurabid dunya naffasallahu anhu kurbatan min kurabi yaumal qiyamah”

    artinya, “Barang siapa menghibur (menggembirakan) satu kesusahan dari kesusahan2 orang mukmin di dunia, maka Allah akan menghibur (menggembirakan) nya satu kesedihan dari kesedihan2 pada hari kiamat”

  • Barang siapa memberikan kemudahan kepada orang mukmin.

    Waman yassara `alaa mu`sirin yassarallahu alaihi fiid dunya wal akhirah”

    artinya, “Dan barang siapa yang memberi kemudahan terhadap orang yang kesulitan (kesusahan), maka Allah akan memberinya kemudahan kepadanya di dunia maupun di akhirat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 14, 2016 in Renungan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: