RSS

Hadits-hadits populer 3

16 Jun
  • Barang siapa menutup aib seorang muslim.

    Wa man satara musliman satarallahu fiid dunya wal akhirah. Wallahu fii `aunil `abdi maa kaanal `abdu fii `auni akhiihi”

    artinya, “Barang siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia maupun di akhirat. Dan Allah akan selalu memberikan pertolongan kepada seorang hamba sepanjang ia mau menolong kepada saudaranya sesama muslim”

  • Barang siapa menempuh perjalanan perjalanan menuntut ilmu

    Wa man salaka thariqan yaltamisu fiihi `ilman sahhalallahu lahu bihi thariqan ilal jannah”

    artinya, “Dan barang siapa menempuh perjalanan untuk menuntut ilmu, maka Allah memberikan jalan kemudahan baginya menuju surga”

  • Malaikat mengelilingi majlis.

    Wa majtama`a qaumun fii baitin min buyuutillahi yatluuna kitaballahi wa yatadarasuunahu bainahum illa nazzalat `alaihim sakiinatu wa ghasyiyathum rahmatu wa haffathumul malaaikatu wadakarahumullahu fiiman `indahu”

    artinya, “Dan tidaklah suatu kaum berkumpul di suatu masjid (rumah) diantara masjid-masjid (rumah-rumah) Allah, membaca kitab Allah dan bertadarus al qur`an diantara mereka, melainkan kedamaian dan rahmat akan diturunkan memenuhi mereka dan para malaikat mengelilingi mereka, dan mereka disebut-sebut oleh Allah sebagai orang-orang yang ada disisi-Nya” (HR Muslim)

  • Apabila tiba waktu shalat. (HR. Bukhari)

    ………fa idza hadharat shalatu falyuadzin lakum ahadukum wal ya`ummakum akbarukum”

    artinya, “…….apabila datang waktu shalat, maka hendaklah salah seorang diantara kamu mengumandangkan adzan dan hendaklah yang tertua dari kamu menjadi Imam”

  • Hasad (HR Bukhari)

    Sabda Rasulullah saw, “laa hasada illa fiistnataini rajulun aatahullahu malan fasulitha alaa halakatihi fiil haqqi, wa rajulun atahullahul hikmata fahuwa yaqdhii biha wayu`alimuha”

    artinya, “Hasad (dengki) itu tidak boleh terjadi kecuali terhadap dua perkara, yaitu, terhadap orang yang di anugerahi Allah harta kekayaan, lalu di daya fungsikan sepenuhnya dalam kebenaran, dan seseorang yang diberi oleh Allah ilmu pengetahuan (hikmah), lalu dia mengamalkan dan mengajarkannya”

  • Amalan orang yang meninggal terputus,…..(dari Abu Hurairah)

    Rasulullah bersabda, “idzaa maatal insaanun qatha`a `anhu `amaluhu illa min tsalatsatin illa min shadaqatin jaariyatin, au `ilmin yuntafa`u bihii au waladin shalihin yad`uu lahu”

    Apabila manusia meninggal dunia, maka amalnya menjadi terputus, kecuali tiga pekara. Yaitu, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendo`akannya. (HR. Muslim).

  • Kelompok yang berperang diatas kebenaran secara terang-terangan. (dari Mu`awiyah bin Abi Sofyan)

    Sabda Rasulullah saw, “man yuridillahu bihi khairan yufaqqihhu fiiddiini walaa tazalu `ishabatun minal muslimiin yuqatiluna `alaal haqqi zhahiriina `alaa man nawaahum ilaa yaumil qiyaamah”

    Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang yang baik, maka Allah menjadikannya pandai dalam agama. Akan ada (kelompok) jama`ah dari kaum muslimin yang berperang diatas kebenaran secara terang-terangan terhadap orang-orang yang memusuhi mereka, hingga hari kiamat. (HR Muslim)

  • Dari Mu`awiyah, Rasulullah saw bersabda, “Man yuridillahu bihi khairan yufaqqihhu fiiddiini”

    artinya, Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi baik, maka Allah memberikan kecerdasan pemahaman yang sebaik-baiknya dalam bidang agama” (HR Bukhari)

  • Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. (dari Abillah bin Amr bin Ash)

    Rasulullah saw pernah bersabda, “Innallaha laa yanzi`ul `ilma ba`da an a`thokumuhun tiza`an. Walaakin yantazi`uhu minhum ma`a qabdhil `ulama` bi ilmihim, fayabqa nasun juhhalun yustaftauna fayuqtuuna bira`yihim fayudhilluuna wa yadhilluun”

    artinya, “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu setelah Ia memberikannya kepada kalian. Tetapi Allah mencabut ilmu dari para hamba dengan jalan mencabut (mewafatkan) para ulama beserta ilmunya. Sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang bodoh. Mereka dimintai fatwa, lalu memberi fatwa atas dasar logika dan pikiran mereka belaka. maka merekapun tersesat dan menyesatkan.” (HR Bukhari)

  • Etika majlis (dari Ibnu Umar)

    Rasulullah saw pernah bersabda, “Laa yuqiimur rajulur rajula min maq`adihi tsumma yajlisu fiihi, walakin tafassahuu wa tawassa`uu”

    artinya,”Hendaklah seseorang tidak menyuruh orang lain berdiri dari tempat duduknya kemudian ia duduk pada tempat itu, tetapi hendaklah kalian memperluas dan melapangkannya (bereser untuk memberikan tempat pada yang lain untuk bisa duduk) “. (HR. Muslim).

  • Perumpamaan berteman. (dari Abu Musa).

    Sabda Rasulullah saw, “ matsalul jaliisish shalihi wal jaliisi sau`i kamatsali shahibil miski imma tasytariihi au tajidu rihahu wakirul haddadi yuhriqu badanaka au tsaubaka au tajidu minhu riihan khabiitsatan”

    artinya, “ Perumpamaan berteman dengan orang shalih dan orang jahat adalah seperti penjual minyak wangi dan peniup dapur pande besi. Berteman dengan penjual minyak wangi tidak menutup anda akan membelinya atau paling tidak akan mendapatkan aromanya. Sedangkan berteman dengan seorang pande besi tidak menutup kemungkinan badan atau pakaian anda akan terbakar atau mendapatkan bau yang tidak enak darinya”

  • Dari Abdullah, bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Idzaa kanuu tsalatsatan falaa yatanajatsnaini duunats tsalitsi”.

    Artinya, “Apabila mereka ada tiga orang, maka janganlah keduanya berbisik tanpa melibatkan yang ketiga”

  • Tentang Shalat. (dari Abu Hurairah)

    Sesungguhnya Rasulullah saw pernah bersabda, Hal tarauna qiblatii hahuna fa wallahi maa yakhfa alaiya khusyu`ukum walaa ruku`ukum innii la arakum min wara`i zhohrii”

    artinya, “Apakah kamu melihat kiblatku ini? Demi Allah tidaklah tersembunyi dariku (aku mengetahui) kekusyu`an dan ruku` kamu. Sesungguhnya aku melihat kamu dari belakang punggungku”. (HR Bukhari).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 16, 2016 in Renungan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: